Jumat, 14 Maret 2025

Aksi Sportif Dorgu Dipuji: Menolak Penalti dari Wasit

 

https://www.aftonbladet.se/sportbladet/bloggar/sillyseason/a/EyEBQa/manchester-united-och-napoli-slass-om-patrick-dorgu-fran-lecce


Dalam dunia sepak bola, fair play adalah nilai yang sangat dijunjung tinggi. Baru-baru ini, aksi sportif dilakukan oleh Patrick Dorgu, pemain muda yang mendapat sorotan karena menolak hadiah penalti yang diberikan wasit dalam sebuah pertandingan. Sikapnya ini mendapat pujian dari berbagai pihak, termasuk para pecinta sepak bola di seluruh dunia.

Kronologi Kejadian

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, tim Dorgu mendapatkan peluang emas ketika wasit menunjuk titik putih, menganggap bahwa Dorgu telah dilanggar di dalam kotak penalti. Namun, alih-alih menerima keputusan tersebut, Dorgu langsung memberi isyarat kepada wasit bahwa tidak ada pelanggaran yang terjadi.

Keputusan wasit pun akhirnya dikoreksi, dan penalti yang seharusnya menguntungkan tim Dorgu dibatalkan. Kejadian ini jarang terjadi di dunia sepak bola profesional, di mana para pemain biasanya memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol.

Pujian dari Berbagai Pihak

Sikap sportif yang ditunjukkan oleh Dorgu mendapat apresiasi luas. Banyak netizen yang memuji kejujurannya, sementara berbagai media olahraga menyoroti aksi tersebut sebagai contoh nyata dari semangat fair play.

Legenda sepak bola dan analis pertandingan juga memberikan komentar positif. "Dalam dunia sepak bola modern yang sering dipenuhi kontroversi, tindakan seperti ini sangat layak diapresiasi. Dorgu telah menunjukkan bahwa kejujuran lebih penting daripada kemenangan instan," kata salah satu komentator sepak bola ternama.

Dampak bagi Dunia Sepak Bola

Aksi ini menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda dan juga menjadi contoh bagi para atlet di berbagai level kompetisi. Fair play bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi prinsip dalam setiap pertandingan.

FIFA dan badan sepak bola lainnya terus mengkampanyekan nilai-nilai sportivitas. Kejadian ini dapat menjadi momen penting untuk mengedukasi para pemain dan penggemar tentang arti pentingnya bermain dengan jujur dan menghormati lawan.

Kesimpulan

Patrick Dorgu telah menunjukkan sikap yang patut dicontoh dalam dunia sepak bola. Keputusannya untuk menolak penalti yang tidak sah menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga tentang bagaimana bermain dengan etika dan sportivitas. Semoga lebih banyak pemain yang terinspirasi oleh tindakan ini, sehingga dunia sepak bola bisa menjadi lebih adil dan bermartabat.

Share:

Minggu, 15 Desember 2024

Dusan Vlahovic dan Malam Frustrasi di Laga Juventus vs Venezia: Ketegangan yang Membara

Ilustrasi AI

Pada laga antara Juventus dan Venezia yang digelar di Allianz Stadium pada Minggu, 15 Desember 2024, Dusan Vlahovic mengalami malam yang penuh dengan ketegangan dan frustrasi meskipun berhasil mencetak gol penyeimbang lewat penalti di menit-menit akhir. Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini menyisakan banyak cerita, terutama bagi Vlahovic, yang tidak bisa menutupi emosinya sepanjang pertandingan.


Pertarungan Ketat di Lapangan


Dusan Vlahovic, striker asal Serbia yang menjadi andalan Juventus, tidak bisa tampil dengan maksimal dalam pertandingan ini. Ia mendapat pengawalan ketat dari Jay Idzes, bek Venezia yang juga merupakan pemain Timnas Indonesia. Idzes dengan cermat menghalangi setiap pergerakan Vlahovic, yang mengakibatkan sang striker frustrasi. Bahkan, Vlahovic sempat menunjuk Idzes karena merasa permainan bek tersebut sangat mengganggu.


Namun, meski mengalami kesulitan di lapangan, Vlahovic tetap berjuang dan akhirnya mencetak gol penyeimbang lewat eksekusi penalti di menit terakhir pertandingan. Gol tersebut seolah menjadi satu-satunya penghiburan bagi Vlahovic di tengah frustrasi yang ia rasakan.


Konflik dengan Ultras Juventus


Usai pertandingan, Juventus berusaha menunjukkan rasa hormat dengan mendekati tribun tempat Ultras mereka berada. Namun, bukannya mendapat dukungan, para pemain malah disambut dengan cemoohan dari pendukung garis keras itu. Hal ini tentu saja memicu kemarahan Vlahovic, yang merasa terhina dengan reaksi tersebut.


Menurut laporan dari Sky Sport Italia, meski beberapa rekan setimnya berusaha menenangkan, Vlahovic tidak dapat menyembunyikan amarahnya. Bahkan, ia membalas hinaan tersebut dengan mengacungkan jempol secara sarkastik ke arah para Ultras yang terus mengkritik mereka. 


Tren Buruk Juventus yang Terus Berlanjut


Hasil imbang ini menambah panjang daftar hasil negatif Juventus, yang sudah mengalami empat kali imbang beruntun di Serie A. Hal ini semakin memperburuk situasi tim, mengingat dua pertandingan kandang terakhir mereka—melawan Bologna dan Venezia—berakhir dengan skor 2-2.


Pemain-pemain Juventus tampaknya harus segera melakukan introspeksi dan menemukan cara untuk bangkit dari situasi yang semakin sulit. Mentalitas tim akan diuji lebih jauh di pertandingan-pertandingan mendatang. Akankah Juventus mampu mengatasi ketegangan internal dan meraih kemenangan yang mereka butuhkan? Hanya waktu yang akan menjawab.



Kesimpulan


Pertandingan melawan Venezia mencerminkan betapa besar tekanan yang dihadapi oleh Dusan Vlahovic dan tim Juventus. Dengan ketatnya pengawalan yang diterima Vlahovic di lapangan, ditambah dengan kekecewaan dari Ultras, malam itu benar-benar menguji mental para pemain Juventus. Kini, mereka harus fokus untuk kembali ke jalur kemenangan jika ingin memperbaiki posisi mereka di Serie A.


Jangan lewatkan perkembangan selanjutnya dari Juventus dan kisah perjalanan Dusan Vlahovic di Liga Italia!



Share:

Minggu, 01 Desember 2024

Mees Hilgers: Dari FC Twente ke Timnas Indonesia, Rasakan 'Kegilaan' Fans Garuda

Sumber FC Twente

Nama Mees Hilgers kini menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Pemain bertahan FC Twente ini merasakan pengalaman luar biasa sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan bergabung dengan Timnas Indonesia. Dalam wawancaranya dengan media Belanda, Voetbal International, Hilgers berbagi cerita tentang 'kegilaan' yang dialaminya setelah berseragam Garuda.  


Lonjakan Popularitas di Media Sosial  

Sejak debut bersama Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024, pengikut media sosial Hilgers melonjak drastis. "Sebelum debut, pengikut saya di Instagram hanya 140 ribu. Kini mencapai 1,7 juta," ungkap pemain berusia 23 tahun tersebut.  


Ia bahkan sering ditandai dalam berbagai unggahan foto dan video oleh para penggemarnya. Situasi ini menjadi pengalaman baru bagi Hilgers, yang sebelumnya belum pernah merasakan antusiasme sebesar ini selama bermain di Belanda.  


Fans dengan Jersey Nama "Hilgers"  

Hilgers mengaku sering melihat para pendukung Indonesia mengenakan jersey Timnas dengan namanya di bagian punggung. "Saya melihat banyak orang Indonesia berjalan-jalan mengenakan jersey dengan nama saya. Baik di kehidupan nyata maupun di video," tuturnya.  


Dari Pemain Bola ke Selebritas  

Bergabung dengan Timnas Indonesia mengubah hidup Hilgers secara drastis. Ia merasa kehidupannya kini berada di bawah sorotan publik. "Apa pun yang saya lakukan atau katakan selalu diperhatikan. Rasanya seperti menjadi selebritas di negara dengan populasi 275 juta jiwa, sangat berbeda dibandingkan dengan Belanda yang hanya 18 juta," ujarnya.  


Pengalaman ini membuat Hilgers semakin menyadari betapa besar cinta dan dukungan fans sepak bola di Indonesia. "Mereka ingin tahu segalanya tentang saya, ini luar biasa," tambahnya.  


Mees Hilgers telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kebanggaan baru Timnas Indonesia. Bagaimana kiprahnya ke depan? Kita tunggu aksi Garuda selanjutnya!

Share:

Senin, 18 November 2024

Indonesia vs Arab Saudi: Perjuangan Garuda untuk Meraih Kejayaan di Kualifikasi Asia

 

Tunjukkan jiwa pantang menyerahmu di lapangan. Kami seluruh rakyat Indonesia ada di belakangmu, mendukung setiap langkah dan perjuanganmu. Hadapi Timnas Arab Saudi dengan keberanian dan kebanggaan!


Kibarkan Merah Putih dan buat sejarah!


Untuk Timnas Indonesia yang akan berlaga melawan Arab Saudi dalam kualifikasi zona Asia, ingatlah bahwa kalian bukan hanya membawa nama sebuah tim, tetapi kehormatan sebuah bangsa! Mainlah dengan hati, dengan tekad baja, dan jiwa pejuang yang tidak pernah menyerah. Lawan yang besar bukanlah alasan untuk mundur, melainkan peluang untuk membuktikan bahwa kita adalah bangsa yang berani, kuat, dan mampu menghadapi siapapun. Setiap tetes keringat kalian di lapangan adalah doa dan harapan dari jutaan rakyat Indonesia. Jadilah inspirasi, kibarkan Merah Putih, dan buat sejarah di panggung Asia! Kami percaya pada kalian, Garuda di dadaku, Indonesia di hatiku!

Untuk para pejuang Garuda di lapangan, ini adalah momen kalian untuk menorehkan sejarah, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang tak kenal takut! Hadapi Arab Saudi dengan keyakinan dan kebanggaan! Jangan pernah gentar, karena kalian membawa semangat 270 juta jiwa di belakang kalian. Bermainlah dengan strategi, hati yang teguh, dan keberanian yang tak tergoyahkan. Hasil adalah bonus, tetapi perjuangan totalitas adalah kehormatan. Tidak ada kata menyerah sebelum peluit akhir berbunyi! Kami percaya kalian bisa, Garuda kebanggaan bangsa! Tunjukkan bahwa Indonesia layak berdiri di puncak Asia!





Share:

Minggu, 17 November 2024

Belanda Hajar Hongaria 4-0! Insiden Adam Szalai Kolaps!

 

Twitter/@FabrizioRomano

Pertandingan sengit dalam Grup A3 UEFA Nations League mempertemukan Belanda dan Hongaria di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Sabtu (16/11/2024) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Tim Oranye berhasil menang telak 4-0 berkat performa gemilang para pemain mereka.  


Gol pembuka dicetak oleh Wout Weghorst melalui eksekusi penalti kilat di menit ke-2, disusul penalti Cody Gakpo pada menit ke-45+12. Dominasi Belanda berlanjut di babak kedua, dengan tambahan gol dari Denzel Dumfries di menit ke-64 dan Teun Koopmeiners pada menit ke-85.  


Dominasi Belanda di Johan Cruijff Arena

Belanda tampil superior dengan penguasaan bola mencapai 69 persen. Tim asuhan Ronald Koeman ini mampu menciptakan 21 peluang, di mana 11 di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, Hongaria yang mencoba memberikan perlawanan hanya mampu melepaskan 10 tembakan, dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang Bart Verbruggen.  


Namun, momen mengejutkan sempat terjadi saat pertandingan baru berjalan 12 detik. Loic Nego dari Hongaria hampir mencetak gol kilat melalui tendangan dari sudut sempit, tetapi penyelamatan gemilang Verbruggen memastikan gawang Belanda tetap aman. Sayangnya, Nego lebih dahulu berada dalam posisi offside.  


Drama Insiden di Pinggir Lapangan 

Pertandingan sempat terhenti di menit ke-8 karena insiden medis di bangku cadangan Hongaria. Adam Szalai, mantan kapten timnas Hongaria yang kini menjadi asisten pelatih, mengalami kolaps dan kejang-kejang di tepi lapangan.  


Kejadian ini membuat suasana stadion hening seketika. Tim medis segera memberikan penanganan darurat, bahkan mendirikan tenda medis sementara di pinggir lapangan. Beruntung, laporan awal menyebutkan kondisi Szalai mulai stabil usai ditangani.  


Kesimpulan  

Kemenangan 4-0 ini menunjukkan superioritas Belanda di laga kandang. Selain mengamankan tiga poin penting, hasil ini menjadi bukti konsistensi Tim Oranye dalam kompetisi UEFA Nations League.  


Johan Cruijff Arena sekali lagi menjadi saksi sejarah, tak hanya lewat gol-gol spektakuler, tetapi juga momen yang menggugah emosi para penonton. Tim Oranye kini bersiap untuk laga selanjutnya dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi.  


Kata Kunci

Belanda vs Hongaria, UEFA Nations League, Johan Cruijff Arena, Adam Szalai kolaps, Wout Weghorst penalti, Cody Gakpo.  

Share:

Sabtu, 16 November 2024

Kekalahan Telak Indonesia dari Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026




Pertandingan berlangsung dengan dominasi Jepang sejak awal. Pada babak pertama, Justin Hubner membuat gol bunuh diri yang membuka keunggulan Jepang, disusul gol Takumi Minamino menjelang jeda. Di babak kedua, Jepang menambah keunggulan melalui Hidemasa Morita dan Yukinari Sugawara. Indonesia berusaha menyerang, tetapi lini belakang Jepang solid, sementara serangan balik mereka sangat efektif. Kekalahan ini menunjukkan perbedaan kelas antara kedua tim dalam penguasaan bola dan efektivitas penyelesaian akhir.

Pencetak gol Jepang dalam pertandingan melawan Indonesia adalah:  


1. Justin Hubner (gol bunuh diri untuk Jepang)  

2. Takumi Minamino

3. Hidemasa Morita

4. Yukinari Sugawara


Pemain terbaik kemungkinan adalah Takumi Minamino, yang mencetak gol kedua dan tampil aktif dalam serangan Jepang. Selain itu, Yukinari Sugawara juga tampil cemerlang dengan gol serta kontribusi signifikan di lini depan.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan bahwa meskipun kalah telak 0-4 dari Jepang, peluang Indonesia untuk meraih posisi ketiga atau keempat di grup masih terbuka. Ia menjelaskan bahwa target utamanya adalah mencapai posisi tersebut untuk mendapatkan kesempatan di babak playoff. Namun, kekalahan ini memicu kritik terhadap strategi permainan tim, terutama gaya bola panjang yang dianggap kurang cocok dengan mayoritas pemain Indonesia yang terbiasa dengan permainan umpan pendek.

Kekalahan 0-4 dari Jepang membuat Indonesia berada di posisi terbawah grup dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jepang tetap kokoh di puncak klasemen dengan 13 poin, sementara Indonesia belum meraih poin signifikan. Hasil ini memperkecil peluang Indonesia untuk lolos langsung ke babak berikutnya, tetapi mereka masih memiliki kesempatan untuk mengejar posisi ketiga atau keempat demi playoff.



Berikut poin-poin penting 


1. Hasil pertandingan

Indonesia kalah 0-4 dari Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.  

2. Gol

Gol Jepang dicetak oleh Minamino, Morita, Sugawara, dan satu gol bunuh diri Hubner.  

3. Klasemen

Indonesia berada di posisi juru kunci grup, sedangkan Jepang memimpin dengan 13 poin.  

4. Komentar pelatih

Shin Tae-yong menargetkan posisi ketiga atau keempat untuk playoff meski kalah.  

5. Reaksi

Kritik terhadap strategi pelatih muncul, dengan sorotan pada gaya permainan yang kurang efektif.

Share:

Jumat, 08 November 2024

Kevin Diks: Bek Eropa Berdarah Maluku yang Siap Menguatkan Timnas Indonesia

https://x.com/Mustopa16844467/status/1854935872460005828




 Kevin Diks Bakarbessy adalah pesepak bola profesional kelahiran Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996. Memiliki darah Indonesia dari ibu yang berasal dari Maluku, Kevin memulai karier sepak bolanya di Belanda. Ia bergabung dengan klub Vitesse Arnhem pada usia muda dan menunjukkan performa menjanjikan hingga direkrut oleh Fiorentina di Italia pada 2016. Namun, ia sering dipinjamkan ke klub lain seperti Vitesse, Feyenoord, dan Empoli sebelum akhirnya pindah ke Denmark dan bermain untuk AGF Aarhus serta FC Copenhagen.


Diks dikenal sebagai bek serba bisa yang mampu bermain di posisi bek kanan dan bek kiri. Selama di Vitesse, ia membantu klub memenangkan KNVB Beker pada 2017, membawa Vitesse meraih trofi untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. Di Denmark, Diks juga menjadi andalan FC Copenhagen dan sukses membawa tim meraih gelar Liga Super Denmark.


Karier internasionalnya dimulai dengan membela Timnas Belanda U-19 dan U-21, namun pada 2024 ia memilih bergabung dengan Timnas Indonesia setelah menyelesaikan proses naturalisasi. Dengan kemampuannya yang solid di pertahanan dan serangan, Diks diharapkan dapat menjadi tambahan berharga bagi skuad Indonesia yang tengah membangun kekuatan untuk bersaing di level internasional.

Kevin Diks memiliki darah keturunan Indonesia dari pihak ibunya, yang berasal dari Maluku. Silsilahnya menunjukkan bahwa ia adalah pemain sepak bola yang memiliki akar budaya dari Indonesia meskipun lahir dan besar di Belanda. Diks awalnya bermain untuk Timnas Belanda di level junior sebelum akhirnya memilih mewakili Timnas Indonesia pada 2024. Warisan budaya Indonesia dari ibunya menjadi salah satu alasan yang mendorongnya untuk terlibat lebih jauh dengan dunia sepak bola di Indonesia, membawa pengaruh positif bagi generasi muda Tanah Air.


 Awal Karier dan Perjalanan Klub

Kevin Diks memulai karier profesionalnya bersama Vitesse Arnhem, klub di Eredivisie Belanda. Penampilannya yang impresif menarik perhatian klub Italia Fiorentina, yang merekrutnya pada tahun 2016. Namun, karena kurangnya waktu bermain di Fiorentina, Kevin kembali dipinjamkan ke Vitesse. Ia turut berkontribusi dalam kemenangan Vitesse di ajang KNVB Beker pada 2017—gelar pertama dalam sejarah klub tersebut. Kevin juga sempat dipinjamkan ke beberapa klub lain, termasuk Feyenoord di Belanda dan Empoli di Serie A Italia.


Pada 2019, Kevin bergabung dengan AGF Aarhus di Liga Super Denmark sebagai pemain pinjaman, sebelum menandatangani kontrak permanen dengan FC Copenhagen pada 2021. Di Denmark, Kevin tampil konsisten dan menjadi andalan di lini pertahanan Copenhagen. Ia juga membantu klub memenangkan Liga Super Denmark, menambah daftar pencapaian dalam kariernya.


 Karier Internasional dan Keputusan Naturaliasi

Kevin awalnya bermain untuk Timnas Belanda di level junior, termasuk tim U-19 dan U-21. Namun, pada 2024, ia memutuskan bergabung dengan Timnas Indonesia. Keputusan ini menarik perhatian publik Indonesia, terutama karena Kevin memiliki darah keturunan Maluku dari ibunya. Naturaliasi Kevin menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia yang tengah membangun kekuatan untuk bersaing di level internasional, khususnya di sektor pertahanan yang masih membutuhkan pemain berpengalaman.


Gaya Bermain dan Kontribusi

Sebagai bek serba bisa, Kevin Diks memiliki kemampuan bermain di kedua sisi lapangan, baik sebagai bek kanan maupun bek kiri. Ia dikenal memiliki kecepatan, kekuatan dalam bertahan, serta kemampuan membantu serangan. Kelebihan ini membuatnya dapat berperan efektif dalam sistem yang membutuhkan bek sayap ofensif. Di Copenhagen, kemampuannya dalam bertahan dan menyerang membuatnya menjadi pemain kunci dan andalan klub.


 Harapan Bersama Timnas Indonesia

Dengan pengalaman internasionalnya di Eropa dan gaya bermain yang taktis, Kevin diharapkan dapat meningkatkan kualitas lini pertahanan Timnas Indonesia. Bergabungnya Kevin diharapkan menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia, sekaligus memperkuat upaya Indonesia dalam mencapai prestasi di turnamen-turnamen besar Asia.


Dengan latar belakang profesional dan komitmennya pada Timnas Indonesia, Kevin Diks adalah salah satu contoh sukses pemain keturunan yang mampu membawa kontribusi signifikan bagi dunia sepak bola Tanah Air.

### Prestasi dan Pengalaman Kevin Diks di Level Klub


Seiring dengan kariernya yang meluas di Eropa, Kevin telah mengoleksi beberapa prestasi penting. Di Vitesse, ia menjadi bagian dari tim yang memenangkan KNVB Beker 2017, sementara di Feyenoord, ia turut berkontribusi dalam kemenangan Piala KNVB 2018. Saat bermain di Denmark bersama FC Copenhagen, Kevin membawa klubnya meraih gelar Liga Super Denmark. Pengalaman bermain di berbagai liga Eropa membuatnya matang secara teknis dan taktis, serta memiliki adaptabilitas yang tinggi dalam berbagai sistem permainan.


Tantangan dan Peluang di Indonesia


Meski telah berkarier di level Eropa, tantangan baru menantinya di Indonesia. Bergabungnya Kevin Diks di Timnas Indonesia menjadi peluang bagi skuad Garuda untuk memperkuat sektor pertahanan dengan pemain yang memiliki pengalaman internasional. Kevin juga dapat berbagi pengalaman mengenai profesionalisme dan etos kerja yang ia dapatkan selama berkarier di klub-klub Eropa.


Kontribusi Potensial dan Impak Positif


Dengan fisik yang kuat, kecepatan, serta kemampuan membaca permainan, Kevin memiliki potensi besar untuk menjadi sosok bek tangguh di Timnas Indonesia. Selain kontribusinya di lapangan, kehadiran Kevin dapat memberikan pengaruh positif bagi pemain muda Indonesia, memberi mereka contoh bagaimana bersaing di level tinggi dan mengembangkan potensi mereka.


Itulah profil lengkap Kevin Diks yang membawa harapan besar bagi penggemar sepak bola di Indonesia, sekaligus simbol keberhasilan pemain keturunan yang mampu membanggakan Tanah Air.

Share:

Sabtu, 05 Oktober 2024

Mees Hilgers Kibarkan Merah Putih di Old Trafford: Ketika Hati Memilih Indonesia di Tengah Gemerlap Eropa

https://wow.tribunnews.com/2024/09/18/otw-perkuat-timnas-ini-momen-mees-hilgers-kibarkan-bendera-merah-putih-usai-bawa-fc-twente-menang


Mees Hilgers, bek muda berbakat asal Belanda yang memiliki darah Indonesia, baru-baru ini menjadi sorotan dunia sepak bola. Keputusan Hilgers untuk memilih bermain untuk Timnas Indonesia daripada membela Belanda atau negara lain yang lebih prestisius membuat banyak pihak, termasuk pelatih Manchester United, terheran-heran. Pertanyaan besar yang muncul adalah: "Kok bisa lebih milih Indonesia?"

Kiprah Hilgers di Kancah Eropa

Mees Hilgers lahir di Amersfoort, Belanda, dan memulai karier sepak bolanya di akademi FC Twente. Berkat bakat luar biasanya, Hilgers dengan cepat menembus skuad utama dan menjadi salah satu pemain muda yang diperhitungkan di Eredivisie. Permainannya yang konsisten sebagai bek tengah membuat banyak klub Eropa, termasuk Manchester United, memantau perkembangan kariernya. Namun, satu hal yang menjadi perhatian lebih adalah ikatan Hilgers dengan Indonesia.

Dengan darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya, Hilgers selalu merasa dekat dengan tanah kelahiran leluhurnya. Meskipun lahir dan besar di Belanda, rasa cinta Hilgers terhadap Indonesia tidak pernah luntur. Hal ini terlihat dari pilihannya yang kontroversial namun patriotik, yakni memperkuat Timnas Indonesia meskipun ia berpeluang besar untuk bermain di Timnas Belanda.

 Pilihan Kontroversial yang Mengejutkan Dunia

Keputusan Hilgers untuk memilih Indonesia mengejutkan banyak pihak, termasuk pelatih Manchester United. Dalam sebuah konferensi pers setelah menyaksikan performa Hilgers dalam latihan di Old Trafford, pelatih Manchester United, Erik ten Hag, memberikan komentarnya.

“Saya terkejut ketika mendengar bahwa Mees memilih Indonesia. Dia memiliki peluang besar untuk bermain di Eropa, bahkan untuk Belanda, tetapi dia memilih Indonesia. Itu menunjukkan karakter yang kuat dan rasa cinta yang mendalam terhadap tanah leluhurnya. Kok bisa lebih memilih Indonesia? Saya kira itu soal rasa dan hati,” ujar Ten Hag.

Ten Hag menambahkan bahwa keputusan ini menunjukkan bahwa Hilgers tidak hanya bermain dengan kaki, tetapi juga dengan hatinya. “Dia membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya soal karier atau prestasi individu, tetapi juga soal identitas dan kecintaan pada negara.”

Harapan Besar untuk Masa Depan

Keputusan Hilgers untuk memilih Indonesia memberikan angin segar bagi dunia sepak bola Indonesia. Sebagai pemain dengan pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa, Hilgers diharapkan bisa memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia, baik dari segi kualitas permainan maupun mentalitas di lapangan.

Bagi Indonesia, kehadiran pemain seperti Hilgers adalah kebanggaan tersendiri. Setelah sebelumnya Ezra Walian juga memilih Indonesia, kini Hilgers menambah deretan pemain keturunan yang memilih untuk membela Garuda. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Hilgers berharap dapat membawa Indonesia melangkah lebih jauh di kancah sepak bola internasional.

 Kibarkan Merah Putih di Old Trafford

Salah satu momen yang paling emosional terjadi ketika Hilgers mendapatkan kesempatan untuk tampil di Old Trafford dalam sebuah laga persahabatan. Setelah pertandingan, Hilgers tampak mengibarkan bendera Merah Putih di lapangan legendaris itu. Aksi ini bukan hanya menjadi simbol kemenangan pribadi bagi Hilgers, tetapi juga sebagai pesan kuat bahwa ia bangga dengan identitas Indonesianya.

Momen itu pun diabadikan oleh banyak media, dan menjadi viral di media sosial. Para penggemar sepak bola di Indonesia merasa bangga dan terharu melihat pemain keturunan Indonesia mengibarkan bendera merah putih di salah satu stadion paling ikonik di dunia.

 Penutup

Keputusan Mees Hilgers untuk memilih Indonesia di tengah peluang besar untuk berkarier di Eropa adalah bukti nyata bahwa rasa cinta terhadap tanah air tidak bisa diukur dengan apapun. Di Old Trafford, di depan mata dunia, Hilgers mengibarkan Merah Putih, menunjukkan bahwa meskipun dia bermain di lapangan hijau Eropa, hatinya tetap bersama Indonesia.

Indonesia kini memiliki harapan besar untuk melihat Hilgers bersinar, tidak hanya sebagai pemain yang hebat, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan nasional. Dengan semangat dan dedikasinya, Mees Hilgers telah menunjukkan bahwa terkadang, pilihan hati lebih berharga daripada kesempatan besar yang datang.


keywords

Mees Hilgers

Merah Putih di Old Trafford

Pilih Indonesia

Pemain keturunan Indonesia

Kibarkan Merah Putih

Hilgers Timnas Indonesia

Hilgers Manchester United

Kiprah Mees Hilgers

Indonesia di kancah sepak bola dunia

Pemain sepak bola keturunan Belanda

Garuda di Eropa

Mees Hilgers pilih Timnas Indonesia

Bintang muda Indonesia

Prestasi Mees Hilgers

Pemain bola Indonesia di Eropa

Berikut adalah beberapa hashtag yang cocok untuk artikel atau lagu tentang Mees Hilgers:

Hastag

1. #MeesHilgers

2. #MerahPutihDiOldTrafford

3. #GarudaDiDadaku

4. #PilihIndonesia

5. #TimnasIndonesia

6. #KebanggaanIndonesia

7. #SepakBolaIndonesia

8. #HilgersForIndonesia

9. #BanggaIndonesia

10. #GarudaDiEropa

11. #IndonesiaFootball

12. #BelaIndonesia

13. #AnakBangsa

14. #KibarkanMerahPutih

15. #IndonesiaBisa

Share:

Sabtu, 21 September 2024

Venezia Jay Idzes, pemain Asal Indonesia Tampil Solid Sepanjang 90 Menit



Venezia berhasil mengalahkan Genoa dengan skor 2-0 dalam pertandingan Liga Italia Serie A yang digelar di Stadion Pier Luigi Penzo pada Sabtu, 21 September 2024. 

Kemenangan ini sangat berarti bagi Venezia karena merupakan kemenangan pertama mereka di musim ini.

Gol pertama dicetak oleh Gianluca Busio pada menit ke-63 setelah menerima umpan terukur dari Antonio Candela. 

Gol kedua dicetak oleh Joel Pohjanpalo pada menit ke-85, yang sekaligus menebus kegagalannya mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-58.

Jay Idzes, pemain asal Indonesia, tampil solid sepanjang 90 menit pertandingan dan berperan penting dalam menjaga pertahanan Venezia sehingga mereka berhasil mencatatkan clean sheet. 

Penampilan percaya diri Idzes mendapat pujian dari media Italia.

Kemenangan ini membuat para pendukung Venezia bersorak gembira dan memberikan tiga poin penting bagi tim mereka.

Pertandingan antara Venezia dan Genoa tadi malam berlangsung dengan intensitas tinggi dan penuh dengan aksi menarik. Berikut adalah jalannya pertandingan:

Babak Pertama

  • Awal pertandingan: Kedua tim memulai dengan tempo cepat, mencoba menguasai bola dan menciptakan peluang. Genoa lebih dominan dalam penguasaan bola, namun Venezia bertahan dengan baik.
  • Peluang Genoa: Pada menit ke-20, Genoa hampir mencetak gol melalui tembakan jarak jauh dari Kevin Strootman, namun berhasil ditepis oleh kiper Venezia, Jesse Joronen.
  • Peluang Venezia: Venezia mulai menemukan ritme permainan mereka dan menciptakan beberapa peluang, salah satunya melalui tendangan bebas dari Mattia Aramu yang sayangnya masih melambung di atas mistar gawang.

Babak Kedua

  • Penalti Gagal: Pada menit ke-58, Venezia mendapatkan penalti setelah pelanggaran di dalam kotak penalti. Joel Pohjanpalo yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang ini karena tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Genoa, Josep Martinez.
  • Gol Pertama: Pada menit ke-63, Gianluca Busio berhasil memecah kebuntuan dengan gol indah setelah menerima umpan dari Antonio Candela. Gol ini memberikan semangat tambahan bagi Venezia.
  • Tekanan Genoa: Setelah kebobolan, Genoa meningkatkan tekanan dan mencoba menyamakan kedudukan. Namun, pertahanan Venezia yang solid, terutama penampilan Jay Idzes, berhasil menggagalkan setiap serangan Genoa.
  • Gol Kedua: Pada menit ke-85, Joel Pohjanpalo menebus kesalahannya dengan mencetak gol kedua untuk Venezia. Gol ini tercipta dari serangan balik cepat yang diakhiri dengan penyelesaian klinis dari Pohjanpalo.

Akhir Pertandingan

  • Pertahanan Venezia: Di sisa waktu pertandingan, Venezia fokus pada pertahanan dan berhasil menjaga keunggulan mereka hingga peluit akhir berbunyi.
  • Kemenangan Berharga: Kemenangan 2-0 ini sangat berarti bagi Venezia, memberikan mereka tiga poin penting dan meningkatkan moral tim.

Pertandingan ini menunjukkan semangat juang Venezia dan kemampuan mereka untuk memanfaatkan peluang dengan baik. 

Berikut adalah daftar pemain dari kedua tim dalam pertandingan antara Venezia dan Genoa tadi malam:

Venezia

  1. Jesse Joronen (Kiper)
  2. Antonio Candela (Bek Kanan)
  3. Jay Idzes (Bek Tengah)
  4. Pietro Ceccaroni (Bek Tengah)
  5. Ridgeciano Haps (Bek Kiri)
  6. Gianluca Busio (Gelandang)
  7. Tanner Tessmann (Gelandang)
  8. Mattia Aramu (Gelandang Serang)
  9. Joel Pohjanpalo (Penyerang)
  10. Francesco Forte (Penyerang)
  11. Dennis Johnsen (Penyerang Sayap)

Genoa

  1. Josep Martinez (Kiper)
  2. Stefano Sabelli (Bek Kanan)
  3. Mattia Bani (Bek Tengah)
  4. Johan Vásquez (Bek Tengah)
  5. Andrea Cambiaso (Bek Kiri)
  6. Kevin Strootman (Gelandang)
  7. Morten Frendrup (Gelandang)
  8. Albert Gudmundsson (Gelandang Serang)
  9. Caleb Ekuban (Penyerang)
  10. Massimo Coda (Penyerang)
  11. George Puscas (Penyerang Sayap)
MOHON SUPORTNYA CHANNEL KAMI 


Share:

Senin, 16 September 2024

Sejarah dan Kepemilikan Brisbane Roar

http://diginpix.ina.fr/en/entities/30819/brisbane-roar-fc.html

Brisbane Roar adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Brisbane, Queensland, Australia. Klub ini berkompetisi di A-League Men, liga sepak bola tertinggi di Australia.

Sejarah dan Kepemilikan

Brisbane Roar didirikan pada tahun 1957 dengan nama Hollandia-Inala, yang mencerminkan komunitas imigran Belanda yang mendirikan klub ini. Klub ini mengalami beberapa perubahan nama, termasuk menjadi Brisbane Lions dan Queensland Roar, sebelum akhirnya menggunakan nama Brisbane Roar pada tahun 2009.

Pada tahun 2011, Grup Bakrie dari Indonesia mengambil alih 70% saham klub ini2. Di bawah kepemilikan Bakrie, Brisbane Roar telah mencapai beberapa prestasi penting.

Prestasi

Brisbane Roar telah memenangkan A-League sebanyak tiga kali, yaitu pada musim 2010/11, 2011/12, dan 2013/14. Dua gelar pertama diraih di bawah kepemimpinan pelatih Ange Postecoglou, yang kini melatih Tottenham Hotspur di Liga Premier Inggris.

Performa Terkini

Dalam beberapa musim terakhir, performa Brisbane Roar mengalami fluktuasi. Mereka finis di peringkat ke-11 pada musim 2021/22, peringkat ke-8 pada musim 2022/23, dan peringkat ke-9 pada musim 2023/24. Musim ini, mereka akan memulai kompetisi pada bulan Oktober dengan pelatih Ruben Zadkovich2.

Pemain Terkenal

Baru-baru ini, Brisbane Roar merekrut Rafael Struick, pemain Timnas Indonesia, dari ADO Den Haag1. Struick akan mengenakan nomor punggung 7 dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim.

Komunitas dan Program

Brisbane Roar juga aktif dalam berbagai program komunitas, termasuk klinik sepak bola untuk anak-anak dan sesi sekolah. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan sepak bola kepada generasi muda di seluruh Queensland.

Beberapa pemain kunci di Brisbane Roar saat ini termasuk:

  1. Rafael Struick: Penyerang internasional Indonesia yang baru direkrut dari ADO Den Haag. Struick dikenal karena kemampuannya bermain sebagai penyerang tengah maupun sayap.

    https://manado.tribunnews.com/2024/09/17/rafael-struick-resmi-gabung-brisbane-roar-di-liga-australia-ikuti-jejak-coach-sty#google_vignette

  2. Juan Lescano: Penyerang asal Argentina yang telah menunjukkan performa konsisten dan menjadi salah satu pencetak gol utama tim.

    https://brisbaneroar.com.au/news/roar-secure-striker-juan-lescano/

  3. Jay O’Shea: Gelandang asal Irlandia yang memiliki peran penting dalam mengatur permainan dan memberikan assist.

    https://www.dailytelegraph.com.au/sport/football/a-league/teams/brisbane/aleague-irish-import-jay-oshea-central-to-brisbane-roars-climb-up-ladder/news-story/a9b7ee83dca7a356c1cd4a592b225f84

  4. Tom Aldred: Kapten tim dan bek tengah yang menjadi pilar pertahanan Brisbane Roar.

    https://www.couriermail.com.au/


  5. Henry Hore: Gelandang muda yang menunjukkan potensi besar dan sering menjadi pembeda dalam pertandingan.

    https://www.gettyimages.ca/bot-wall?returnUrl=%2Fdetail%2Fnews-photo%2Fhenry-hore-poses-during-the-brisbane-roar-2022-23-a-league-news-photo%2F1428920141&language=en-us

Share:

Sabtu, 14 September 2024

Hasil Akhir Liga Inggris Liverpool vs Nottingham Forest

 

Sumber: Dave Thompson/Associated Press)

Pada pertandingan terakhir antara Liverpool dan Nottingham Forest yang berlangsung pada 28 Oktober 2023 di Anfield, Liverpool berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0. Berikut adalah ringkasan jalannya pertandingan, susunan pemain, dan performa pemain kunci:

Jalannya Pertandingan

Liverpool mendominasi pertandingan sejak awal. Gol pertama dicetak oleh Mohamed Salah pada menit ke-23 setelah menerima umpan dari Dominik Szoboszlai1. Gol kedua dicetak oleh Darwin Nunez pada menit ke-67, memanfaatkan assist dari Luis Diaz1. Nottingham Forest berusaha keras untuk mencetak gol balasan, tetapi pertahanan Liverpool yang solid dan penampilan gemilang Alisson Becker di bawah mistar gawang membuat mereka gagal mencetak gol.

Susunan Pemain

Liverpool (4-3-3):

  • Kiper: Alisson Becker
  • Bek: Trent Alexander-Arnold, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Kostas Tsimikas
  • Gelandang: Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai
  • Penyerang: Luis Diaz, Darwin Nunez, Mohamed Salah

Nottingham Forest (4-2-3-1):

  • Kiper: Matt Turner
  • Bek: Serge Aurier, Joe Worrall, Scott McKenna, Harry Toffolo
  • Gelandang: Orel Mangala, Ryan Yates
  • Gelandang Serang: Morgan Gibbs-White, Danilo, Anthony Elanga
  • Penyerang: Taiwo Awoniyi

Performa Pemain Kunci

  • Mohamed Salah: Salah tampil luar biasa dengan mencetak gol pembuka dan terus menjadi ancaman bagi pertahanan Nottingham Forest sepanjang pertandingan.
  • Darwin Nunez: Nunez menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua dan memberikan kontribusi besar dalam serangan Liverpool.
  • Alisson Becker: Alisson melakukan beberapa penyelamatan penting yang memastikan gawang Liverpool tetap bersih.

Secara keseluruhan, performa pemain kunci Liverpool sangat menentukan hasil akhir pertandingan ini. 

Share:

Hasil Pertandigan Liga Inggris Southampton VS Manchester utd 0 - 3

 


Pada pertandingan terakhir antara Southampton dan Manchester United yang berlangsung pada 14 September 2024 di Stadion Saint Mary’s, Manchester United berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0. 

Berikut adalah ringkasan jalannya pertandingan dan susunan pemain dari kedua tim:

Jalannya Pertandingan

Manchester United tampil dominan sepanjang pertandingan. 

Gol pertama dicetak oleh Matthijs de Ligt pada menit ke-35 melalui sundulan setelah menerima umpan dari Bruno Fernandes

Gol kedua dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke-41, memanfaatkan assist dari Amad Diallo. 

Gol ketiga dicetak oleh Alejandro Garnacho pada menit ke-90+6, dengan assist dari Diogo Dalot. 

Kiper Manchester United, Andre Onana, juga tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penalti.

Susunan Pemain

Southampton (3-5-2):

  • Kiper: Aaron Ramsdale
  • Bek: Yukinari Sugawara, Jan Bednarek, Jack Stephens
  • Gelandang: Tyler Dibling, Mateus Fernandes, Flynn Downes, Lesley Ugochukwu, Kyle Walker-Peters
  • Penyerang: Ben Brereton, Cameron Archer.

Manchester United (4-2-3-1):

  • Kiper: Andre Onana
  • Bek: Noussair Mazraoui, Matthijs de Ligt, Lisandro Martinez, Diogo Dalot
  • Gelandang: Christian Eriksen, Kobbie Mainoo
  • Gelandang Serang: Amad Diallo, Bruno Fernandes, Marcus Rashford
  • Penyerang: Joshua Zirkzee

Kemenangan ini sangat penting bagi Manchester United untuk kembali ke jalur kemenangan setelah mengalami kekalahan dalam dua pertandingan sebelumnya.

Berikut adalah performa beberapa pemain kunci dalam pertandingan antara Southampton dan Manchester United:

Manchester United

  • Matthijs de Ligt: De Ligt tampil solid di lini belakang dan mencetak gol pembuka melalui sundulan yang kuat. Dia juga berperan penting dalam menjaga pertahanan tetap kokoh sepanjang pertandingan.
  • Marcus Rashford: Rashford menunjukkan kecepatan dan ketajamannya dengan mencetak gol kedua untuk Manchester United. Dia terus-menerus menjadi ancaman bagi pertahanan Southampton.
  • Bruno Fernandes: Fernandes menjadi motor serangan Manchester United dengan memberikan assist untuk gol pertama dan mengatur tempo permainan di lini tengah.
  • Andre Onana: Onana tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan penalti yang dieksekusi oleh Southampton.

Southampton

  • Aaron Ramsdale: Meskipun kebobolan tiga gol, Ramsdale melakukan beberapa penyelamatan penting yang mencegah skor menjadi lebih besar.
  • Ben Brereton: Brereton berusaha keras di lini depan, tetapi kesulitan menembus pertahanan solid Manchester United.

Secara keseluruhan, performa pemain kunci Manchester United sangat menentukan hasil akhir pertandingan ini. 

Share:

Senin, 09 September 2024

Prediksi Line Up Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Besok Malam

 


Prediksi Line Up Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Besok Malam

Timnas Indonesia akan menghadapi Australia dalam lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa, 10 September 2024, pukul 19.00 WIB. Berikut adalah prediksi susunan pemain untuk pertandingan tersebut:

  1. Kiper: Maarten Paes

    • Maarten Paes hampir pasti menjadi starter di posisi kiper.
  2. Bek Tengah: Rizky Ridho dan Jay Idzes

    • Rizky Ridho dan Jay Idzes akan mengisi posisi bek tengah selain Justin Hubner.
  3. Bek Sayap Kanan: Sandy Walsh

    • Sandy Walsh, yang memiliki kemampuan bertahan cukup baik, berpeluang besar kembali menjadi starter di posisi bek sayap kanan.
  4. Bek Sayap Kiri: Calvin Verdonk

    • Jika Justin Hubner bermain, Calvin Verdonk dapat kembali ke posisi semulanya sebagai wingback kiri.
  5. Gelandang: Nathan Tjoe-A-On dan Thom Haye

    • Nathan Tjoe-A-On, yang sebelumnya bermain sebagai bek sayap, kemungkinan besar akan digeser ke tengah untuk berduet bersama Thom Haye sebagai dua pivot. Haye bertugas mengalirkan bola ke depan, sementara Nathan lebih fokus pada pemotongan serangan Australia.
  6. Penyerang: Witan Sulaeman, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick

    • Trio lini depan diprediksi akan diisi oleh Witan Sulaeman, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick.

Pelatih Shin Tae-yong masih memantau kondisi Justin Hubner dan belum memastikan apakah akan menurunkannya sebagai starter. Namun, peluang Hubner untuk bermain sejak menit awal terbuka lebar karena kemampuannya sebagai bek tengah yang lebih baik ketimbang Calvin Verdonk.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah mempersiapkan strategi khusus menghadapi Australia dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Berikut beberapa poin terkait strategi yang akan diterapkan:

  1. Menahan Kekuatan Lawan:

    • Shin Tae-yong menyadari bahwa Australia memiliki kualitas bagus dan unggul dalam penguasaan bola. Oleh karena itu, timnas Indonesia akan fokus pada pertahanan dan berusaha menahan serangan dari The Socceroos.
    • Meskipun striker Australia, Kusini Yengi, absen karena kartu merah, Shin Tae-yong tetap mewaspadai seluruh pemain Australia yang memiliki kualitas merata.
  2. Memanfaatkan Peluang:

    • Timnas Indonesia akan mencari peluang untuk menyerang dan mencetak gol. Meskipun Australia dominan dalam penguasaan bola, Shin Tae-yong akan mencari celah untuk memanfaatkan setiap kesempatan.
  3. Dukungan Suporter:

    • Shin Tae-yong meminta dukungan penuh dari para suporter Merah Putih. Atmosfer di Stadion Utama Gelora Bung Karno diharapkan dapat memotivasi para pemain untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.

Jadi, pelatih Shin Tae-yong berusaha menggabungkan strategi bertahan dan serangan guna meraih hasil positif melawan Australia. Semoga Timnas Indonesia dapat memberikan penampilan terbaik di pertandingan besok malam! 🇮🇩⚽

(Sumber: 1, 2)

Share:

Jumat, 06 September 2024

Profil Biodata Jay Idzes

 Jay Idzes

Jay Idzes adalah seorang bek tengah yang kini bermain untuk klub Serie B Italia, Venezia FC, dan Tim Nasional Indonesia. Berikut adalah profil lengkapnya:

Informasi Pribadi

  • Nama Lengkap: Jay Noah Idzes
  • Tanggal Lahir: 2 Juni 2000
  • Tempat Lahir: Mierlo, Belanda
  • Tinggi Badan: 1,90 meter
  • Kewarganegaraan: Indonesia, Belanda

Posisi Bermain

  • Posisi Utama: Bek tengah
  • Posisi Lain: Gelandang bertahan
  • Kaki Dominan: Kanan

Karier Klub

  • PSV Eindhoven: Jay Idzes memulai karier sepak bolanya di tim muda PSV Eindhoven pada tahun 2009.
  • VVV-Venlo: Pada tahun 2014, ia pindah ke VVV-Venlo dan bermain di tim junior.
  • FC Eindhoven: Pada tahun 2016, Idzes bergabung dengan FC Eindhoven dan mulai mendapatkan jam terbang di level senior.
  • Go Ahead Eagles: Pada musim panas 2020, ia pindah ke Go Ahead Eagles dan membantu timnya promosi ke Eredivisie.
  • Venezia FC: Pada Juli 2023, Idzes bergabung dengan Venezia FC di Serie B Italia dengan kontrak jangka panjang hingga 2027. Ia tampil apik di awal musim 2023/2024 sebelum didiagnosa menderita penyakit Trombosis Vena.

Karier Internasional

  • Timnas Belanda: Idzes pernah membela Timnas Belanda di berbagai level usia.
  • Timnas Indonesia: Setelah memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada 28 Desember 2023, Idzes mulai memperkuat Timnas Indonesia. Ia telah tampil 3 kali dan mencetak 1 gol untuk Timnas Indonesia.

Prestasi

  • Promosi ke Eredivisie: Idzes membantu Go Ahead Eagles promosi ke Eredivisie pada musim 2020/20211.
  • Penampilan di Serie B: Sebelum mengalami cedera, Idzes tampil sebagai starter di 9 laga awal musim 2023/2024 bersama Venezia FC.

Jay Idzes dikenal sebagai bek yang tangguh dengan kemampuan bertahan yang solid dan kemampuan bermain di beberapa posisi. Kehadirannya di Timnas Indonesia diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan tim.

Jika ada informasi lain yang ingin Anda ketahui, jangan ragu untuk bertanya!


Share:

Profil Biodata Rizky Ridho

 Rizky Ridho

Rizky Ridho Ramadhani adalah seorang bek tengah yang kini bermain untuk klub Liga 1, Persija Jakarta, dan Tim Nasional Indonesia. Berikut adalah profil lengkapnya:

Informasi Pribadi

  • Nama Lengkap: Rizky Ridho Ramadhani
  • Tanggal Lahir: 21 November 2001
  • Tempat Lahir: Surabaya, Indonesia
  • Tinggi Badan: 1,83 meter
  • Kewarganegaraan: Indonesia

Posisi Bermain

  • Posisi Utama: Bek tengah
  • Kaki Dominan: Kanan

Karier Klub

  • Persebaya Surabaya: Rizky Ridho memulai kariernya di akademi Persebaya Surabaya dan bermain untuk tim U-20. Ia dipromosikan ke tim senior pada tahun 2020 dan tampil dalam 38 pertandingan, mencetak 3 gol.
  • Persija Jakarta: Pada Juli 2023, Rizky Ridho bergabung dengan Persija Jakarta. Sejak bergabung, ia telah tampil dalam 27 pertandingan dan mencetak 1 gol.

Karier Internasional

  • Timnas Indonesia U-19: Rizky Ridho telah tampil 12 kali dan mencetak 1 gol.
  • Timnas Indonesia U-23: Ia telah tampil 30 kali dan mencetak 1 gol.
  • Timnas Senior Indonesia: Sejak 2021, Rizky Ridho telah tampil 40 kali dan mencetak 4 gol untuk Timnas Indonesia.

Prestasi

  • Kejuaraan AFF U-19: Rizky Ridho turut serta dalam tim yang memenangkan Kejuaraan AFF U-19 pada tahun 2019 di Vietnam.
  • Pesta Olahraga Asia Tenggara: Ia juga menjadi bagian dari tim yang meraih medali perak di SEA Games 2021 di Vietnam dan medali emas di SEA Games 2023 di Kamboja.
  • Kejuaraan AFF: Rizky Ridho membantu Timnas Indonesia menjadi runner-up di Kejuaraan AFF 2020 di Singapura.

Rizky Ridho dikenal sebagai bek yang tangguh dengan kemampuan teknis dan fisik yang baik. Kehadirannya di lini pertahanan diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi klub dan tim nasional.

Jika ada informasi lain yang ingin Anda ketahui, jangan ragu untuk bertanya!


Share:

Profil Biodata Calvin Verdonk

 Calvin Verdonk

Calvin Verdonk adalah seorang bek yang kini memperkuat Timnas Indonesia dan klub Eredivisie, NEC Nijmegen. Berikut adalah profil lengkapnya:

Informasi Pribadi

  • Nama Lengkap: Calvin Ronald Verdonk
  • Tanggal Lahir: 26 April 1997
  • Tempat Lahir: Dordrecht, Belanda
  • Tinggi Badan: 1,74 meter
  • Kewarganegaraan: Indonesia, Belanda

Posisi Bermain

  • Posisi Utama: Bek kiri
  • Posisi Lain: Bek tengah

Karier Klub

  • Feyenoord: Verdonk memulai karier profesionalnya di Feyenoord, di mana ia sempat dipinjamkan ke PEC Zwolle dan NEC Nijmegen untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain.
  • NEC Nijmegen: Pada Juli 2022, Verdonk bergabung secara permanen dengan NEC Nijmegen. Sejak bergabung, ia telah menjadi pemain reguler dan tampil dalam 40 pertandingan di musim lalu.

Karier Internasional

  • Timnas Belanda: Verdonk pernah membela Timnas Belanda di berbagai level usia, mulai dari U-15 hingga U-21.
  • Timnas Indonesia: Setelah memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada Juni 2024, Verdonk mulai memperkuat Timnas Indonesia. Ia diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dengan pengalaman internasionalnya.

Prestasi

  • Feyenoord: Selama di Feyenoord, Verdonk meraih beberapa gelar juara, termasuk Eredivisie U-17 pada tahun 2014.
  • Penampilan di Eredivisie: Verdonk telah tampil lebih dari 100 kali di Eredivisie, menunjukkan konsistensi dan kemampuan bertahannya yang solid.

Calvin Verdonk dikenal sebagai bek yang serbabisa dan memiliki kemampuan bertahan yang kuat. Kehadirannya di Timnas Indonesia diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan tim.


Share: